.
Daerah  

Soal Proyek Pekerjaan Saluran Air di Lalinggelingge, Ini Kata Pihak Kontraktor

MONITORSULTRA.com, Buton – Persoalan proyek pekerjaan saluran Air yang menggunakan Box Culvert (Gorong-gorong) di Kelurahan Lalinggelingge, Kecamatan Pasarwajo, Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara (Sultra), kini progresnya sudah mencapai 60 persen.

Hal itu dikatakan salah seorang pihak kontraktor berinisial S, saat dikonfirmasi oleh sejumlah awak media di salah satu Rumah Makan yang ada di Takawa.

“Alhamdulillah kalau progress itu sudah mencapai 60 persen, malah sudah melebihi target yang dalam kontrak itu,” katan S, Kamis, (4/11/2021).

Pekerjaan yang dimulai pada September lalu, dengan panjang kurang lebih 500 meter  itu targetnya akan diselesaikan pada  November 2021 ini.

“Insya Allah bulan 11 ini clear, kita upayakan selesai bulan 11,” sebut kontraktor itu.

Proses pekerjaan itu lanjut  inisial S ini, awalnya pihaknya sudah berkoodinasi dengan pihak Satuan lalu lintas (Satlantas) Kabupaten Buton, Polsek, Camat dan Lurah Pasarwajo, bahwa untuk menghindari kemungkinan terjadinya kecelakaan, maka disepakati untuk menutup sementara akses jalan dari Puskesmas Pasarwajo menuju Bundaran Kawukawu.

“Jadi untuk menghindari kecelakaan yang fatal karena disitu tikungan maka kami kemarin diberikan ruang untuk menutup akses,” ungkapnya.

“Syukurnya kita ini, karna ada akses alternatif,” tambahnya.

Menurutnya, lanjut kontraktor di CV. Zhalmira Dinda ini, terhambatnya  pekerjaan saluran Air itu bukan tanpa alasan karena diisebabkan  hasil uji labnya harus melalui tahapan proses yang cukup lama, ditambah lagi pengurusan administrasi selama kurang lebih 2 minggu lamanya.

“Keterlambatan ini karena  uji labnya kita harus menunggu, tidak serta merta bahwa kita bawa sampel itu satu kali jadi tidak, dia disitu ada uji tekan, uji kelayakkan itulah yang setelah keluar uji labnya itu lagi kita padukan dilapangan,” ungkapnya.

BACA JUGA :  Target 50 Persen 2021 Ini, Kejari Buton Gelar Vaksinasi Berhadiah, Bupati Buton Beri Apresiasi

”Administrasinya dari pihak kontraktor menyurat dari Dinas PU Kabupaten menyurat ke Kendari, bahkan itu butuh waktu 2 minggu  itu orang PU disini (Buton-red) kesana (Kendari-red),” sambungnya.

Sebelum direalisasikan kata S, pihaknya melewati proses yang cukup panjang karena lokasi proyek yang dikerjakan itu merupakan jalan Nasional.

“Tapi tidak terlepas sebelum direalisasikan kami butuh proses, karena itu kan jalan Nasional jadi memang prosesnnya kemarin itu Panjang,” ujarnya.

Pekerjaan itu masih kata S, pihaknya mengakui, atas pekerjaan itu telah berakibat kepada masyarakat yang melakukan perjalanan lalu lintas terlebih kepada masyarakat disekitaran lokasi proyek, namun menurutnya untuk asas manfaatnya akan lebih bagus terhadap penataan Kota Pasarwajo kedepannya.

“Memang dampaknya di masyarakat itu debu apa semua, tapi untuk dampak selanjutnya akan asas manfaat itu besar karena disitu sering terjadi banjir, genangan, bahkan sampai meluap sampai ke Puskesmas situ,” sebutnya

“Inikan atas permintaan masyaraka juga maka alhamdulillah hari ini Pemda dia realisasikan kita juga patut bersyukur,” pungkasnya.

Penulis: Rasmin Tara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

.