..

Dua Tahun Tak Digaji, Sejumlah Guru di Buton Lakukan Aksi Mogok Ajar

MONITORSULTRA.com, Buton – Sejumlah guru honorer TK Paud Waode Ngkawula melakukan aksi mogok mengajar selama 2 Minggu. Tepatnya di Desa Ambuau Togo, Kecamatan Lasalimu Selatan, Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara.

Hal itu terpaksa dilakukan karena, insentif guru honorer tersebut sudah 2 tahun tak terbayarkan dari pemerintah desa setempat.

“Kan yang belum dikasi itu anggaran tahun 2020 tahap 2 bersama anggaran 2021 tahap 2,” kata Wa Nurgaya, selaku Kepsek TK Paud Waode Ngkawula saat menghubungi media ini, Selasa, (25/1/2022).

“Guru honorer 4 orang termasuk saya,” sambungnya.

Tak hanya guru honorer, lanjut Nurgaya, guru ngaji yang berjumlah 3 orang insentifnya juga belum terbayarkan dari Pemerintah desa.

“Kami guru Paud dengan guru mengaji ini sama-sama tidak terbayarkan. Semua 7 orang,” ujarnya.

Menurutnya, insentif yang bersumber dari Alokasi Dana Desa (ADD) itu mestinya dibayarkan sebesar Rp500 ribu perbulan, namun oleh pemerintah desa hanya memberinya Rp100 ribu perbulan.

“100 perbulan, yang kita lihat dipertanggung jawaban yang dibuat didesa itu 500 perbulan, seharusnya per 6 bulan itu kita dikasi 3 juta. Cuma dari desa kita dikasi cuman 1 juta 8 ratus,” ungkapnya.

Sebelumnya, masih kata Wa Nurgaya, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan Pemerintah Desa Ambua Togo, oleh Pemdes sendiri sudah sepakat untuk melakukan pembayaran terkait insentif itu tetapi, komitmen itu diabaikan.

“Kami dijanji kemarin tanggal 4 bulan 12 minggu pertama, pas hari Senin beliau sudah tidak ada ditempat, kami hubungi sudah tidak bisa tersambung,” katanya.

Untuk itu, pihaknya berharap agar Insentif itu segera dibayarkan dari Pemerintah Desa Ambuau Togo.

“Harapannya segera dituntaskan kita punya honor-honor selama ini, supaya proses belajar mengajar berjalan normal,” harapnya.

BACA JUGA :  Diterjang Hujan Berhari-hari, Rumah dan Perkebunan Warga di Buton Terendam Banjir

Sementara itu, Kepala Desa Ambuau Togo, tidak dapat dihubungi, beberapa kali ditelfon namun tak menjawabnya, di SMS juga tak berkomentar.

Penulis: Rasmin Tara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

.>.>