..

Pj Bupati Buton Buka STQH Ke-26 Tingkat Kabupaten Buton

MonitorSultra.Com, BUTON – Pj. Bupati Buton Drs. Basiran M.Si membuka dengan resmi seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadits (STQH) yang ke-26 tingkat Kabupaten Buton di Masjid Islami Center Takawa, Kecamatan Pasarwajo, Kabupaten Buton, Kamis (4/5/2023).

Turut hadir, Anggota Forkopimda Kabupaten Buton, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Buton, Mochtar S.Ag, M.Si, Para Pejabat Eselon II dan III Lingkup Pemkab Buton, Camat, Tokoh Agama dan Para Ibu Majelis Taqlim dari perwakilan masing-masing Kecamatan.

Peserta Tilawatil Quran dan Hadist sebanyak 52 orang yang berasal dari 7 kecamatan yang ada di Kabupaten Buton.

Pembukaan pelaksanaan STQH tersebut dirangkaikan dengan pelantikan Dewan Hakim dan juga pemasangan toga secara simbolis oleh Pj. Bupati Buton.

Pada kesempatan ini Pj. Bupati Buton Drs. Basira M.Si menyampaikan, kegiatan ini bertujuan untuk menyeleksi dan melahirkan para Qori dan Qoriah terbaik agar bisa memperkuat Kabupaten Buton pada penyelenggaraan STQH tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara yang akan datang.

Mantan Kepala BPKAD Sultra ini mengatakan, selain itu juga dengan kegiatan ini dapat meningkatkan mutu bacaan pemahaman serta pengenalan isi kandungan Al-Quran dikalangan umat islam karena Al-Quran merupakan petunjuk dan pemandu hidup umat islam di seluruh jagat raya.

Pj.Bupati Buton berharap dengan pelaksanaan STQH ini dapat memberikan perhatian serius terhadap pengembangan dan pemasyarakatan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari dengan cara meningkatkan fungsi dan peranan lembaga pengembangan Tilawatil Qur’an baik tingkat kecamatan maupun pada tingkat Kabupaten dalam menyusun program yang baik.

“Dengan demikian para Qori dan Qoriah bukan sekedar bisa membaca Al-Qur’an namun juga dapat memahami serta mampu mengimplementasikan dan mengembangkannya melalui peningkatan kualitas peserta dimasa-masa yang akan datang,” kata Basiran.

BACA JUGA :  Bupati Drs Basiran Serahkan Bantuan Rp35 Juta Korban Bencana di Bahari Makmur Buton

Pj. Bupati juga berharap agar STQH tidak hanya semata-mata wahana untuk berlatih dan berlomba membaca Al-Quran tetapi juga sebagai jalan mengedukasi umat untuk semakin mencintai dan membumikan Al-Quran (***).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

.>.>