.

Inisial AT Diduga Orang Tua Bayi Ditemukan di Wakoko, Reskrim Polres Buton Terus Dalami Kasusnya

MonitorSultra.Com, BUTON – Perempuan, inisial AT (24) kelahiran Kupang Nusa Tenggara Timur 1999, diduga merupakan orang tua kandung bayi laki-laki yang ditemukan di perantaraan Kantor Koperasi PNM dengan rumah warga di Kelurahan Wakoko, Kecamatan Pasarwajo Kabupaten Buton Sulawesi Tenggara.

“Ada yang diduga sebagai ibu daripada bayi laki-laki tersebut tapi masih kita lakukan pendalaman karena apa, karena yang bersangkutan atau yang diduga ibu kandunnya itu masih dalam perawatan di Rumah Sakit dan belum bisa kita mintai keterangan,” kata Kasatreskrim Polres Buton, Busrol Kamal, SH., MH, saat dikonfirmasi sejumlah awak media, Senin (27/11/2023).

AT juga diduga bekerja sebagai karyawan swasta di salah satu perusahaan di Buton. Bertempat tinggal di Kelurahan Wakoko itu.

“Untuk identitasnya saya berikan inisial aja ya, AT kemudian 24 tahun kelahiran Kupang 99 dan dia karyawan swasta,” ungkap Busrol.

Busrol Kamal mengatakan, saat ini Polres Buton melalui Reskrim terus melakukan proses penyelidikan guna menentukan perbuatan itu pidana atau bukan.

“Kita dalami dulu ya, apakah perbuatan itu masuk dalam delik pidana atau bukan tentunya kita lakukan proses penyelidikan terlebih dahulu untuk menentukan itu perbuatan pidana atau bukan,” ujar Magister Hukum itu.

Ditanya, apa motif orang tua bayi tersebut membuang Bayinya?

“Belum bisa kita berikan kejelasan karena memang yang bersangkutan sendiri itu belum bisa kita mintai keterangan masih dalam proses perawatan di Rumah Sakit,” jawabnya.

“Jadi kami dari kepolisian tentu mengambil langkah-langkah sesuai dengan Tupoksi kami, untuk ibunya sendiri akan dilakukan pendampingan oleh PPA untuk anaknya itu merupakan kewenangan dinas sosial sementara itu yang kami lakukan koordinasi dengan Dinas Perlindungan Anak dan Perempuan dan Dinas Sosial Kabupaten Buton dan itu sudah berjalan,” pungkasnya.

BACA JUGA :  Gelar Deklarasi Pemilu Damai 2024, Pj Bupati La Ode Mustari Apresiasi Polres Buton

Sebelumnya diberitakan, viral, beredar video dengan penemuan bayi berjenis kelamin laki-laki di duga dibuang di belakang Kantor PNM Kelurahan Wakoko, Kecamatan Pasarwajo Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara, Minggu (26/11/2023) malam sekira pukul 21.20 WITA.

Video berdurasi 1 menit 46 detik itu terlihat seorang wanita paruh baya memakai hijab sedang mengendong kantong plastik berwarna hitam. Seseorang terlihat sedang membuka kantong plastik itu dan ditemukan sosok bayi di dalamnya.

“Bayi, bayi,” terdengar suara lelaki dalam video itu.

“Bayi lak-laki,” terdengar lagi suara wanita.

Kapolsek Pasarwajo, IPTU Hardi saat dikonfirmasi media ini membenarkan hal tersebut.

“Iya benar Pak,” kata Hardi, saat dikonfirmasi melalui telepon, Minggu (26/11/2023) malam sekira pukul 22:30 WITA.

Bayi itu ditemukan di perantaraan Kantor Koperasi PNM dan rumah masyarakat.

Awalnya, salah seorang masyarakat disekitaran kantor itu melihat kantong plastik berwarna hitam sedang bergoyang. Anggapannya bahwa ada Kucing sedang melahirkan.

Lantas, orang tersebut mendekat dengan menyalakan senternya, namun ternyata didalam kantung itu didalamnya ada seorang bayi laki-laki.

“Jadi masyarakat itu dikirinya kucing yang melahirkan dia cek-cek, dia lihat wajahnya dia senter padahal bayi. Dia (masyarakat-red) temukan itu dia melapor ke Polsek sama Bhabinkamtibmas,” jelas Hardi.

“Jadi bayi laki-laki diisi dalam kantung kresek warna hitam baru disimpan disamping rumahnya masyarakat, diantara Kantor PNM Koperasi, disamping PNM itu kan dekat rumahnya masyarakat itu,” sambungnya.

Atas laporan itu, kata Hardi, saat ini pihak Polsek Pasarwajo sedang melakukan proses penyelidikan untuk mengumpulkan bahan dan keterangan terhadap saksi-saksi.

“Anggota sementara melakukan penyelidikan dan mengumpulkan keterangan, keterangan kepada saksi-saksi,” ungkapnya.

Untuk diketahui, saat ini Bayi tersebut dibawah di RSUD Buton untuk dilakukan perawatan.

BACA JUGA :  Viral, Seorang Tersangka di Buton Nikahi Pacarnya di Rumah Tahanan, Lantaran Ini

“Ada dirumah sakit untuk mendapatkan perawatan karena kondisinya kurang baik, dia ringan itu bayi,” pungkasnya.

(Ras). 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

.