Tahun Ajaran Baru, SMK Insan Ukhwan Berbenah Terapkan Sistim Kelas Industri

MONITORSULTRA, BUTON – Ditahun ajaran baru 2024/2025 SMK Insan Ukhwan Kecamatan Wolowa, Kabupaten Buton Sulawesi Tenggara kembali berbenah dalam upaya penerapan sistim kelas berbasis industri.

Hal itu disampaikan Kepala SMK Insan Ukhwan La Ode Syawaluddin

“Insya Allah di tahun ajaran baru ini sekolah kami akan mulai berbenah kembali dalam upaya mewujudkan visi dan misi sekolah dan tahun ini kami akan mulai menerapkan pembelajaran PJBL dan TEFA dalam proses pembelajaran yang mana kami akan menerapkan sekolah berbasis industri,” demikian rilisnya kepada media ini, Senin (3/6/2024).

La Ode Syawaluddin mengatakan, meski sekolahnya kuantitasnya sedikit namun, bukan berarti pihaknya tidak mampu mengukir prestasi, hal itu dibuktikan dengan peraihan juara 3 pada lomba sains bidang studi kimia tingkat SMK se-Provinsi Sulawesi Tenggara.

“Begitupun juga di bidang seni, kami meraih juara 3 lomba gitar klasik tingkat SMK se Provinsi Sulawesi Tenggara ,dan kami juga pernah meraih juara 3 faforit pada lomba hasil karya siswa dan dibidang atletik kami juga meraih juara 3 lomba atletik tingkat SMK se-Sulawesi Tenggara,” katanya.

“Ini adalah salah satu bukti hasil karya yang kami ciptakan dan tentunya bukan berarti kami akan diam dengan apa yang pernah kami dapat karena tentunya apa yang di raih ini adalah sebuah motifasi buat kami dalam melakukan proses di satuan pendidikan kami,” lanjut Syawaluddin.

Usai mengikuti diklat penguatan kompetensi kepala sekolah dan pengawas SMK di BPMVP KPTK di Gowa Sulawesi Selatan, Ia menceritakan, banyak hal baru yang didapatkan selama mengikuti kegiatan diklat tersebut dan itu akan menjadi sebuah rancangan yang harus Ia tindak lanjuti di sekolahnya.

BACA JUGA :  Tatap Muka Perdana Pj Bupati Buton dengan Pengurus dan Anggota DWP Buton

“Olehnya itu maka mulai tahun ini kami akan mencoba untuk mendesain kelas industri di sekolah saya dengan memanfaatkan potensi sumber daya yang ada di sekitar kami karena secara geografis wilayah sekitar kami potensi industri perikanan sangat memungkinkan untuk di kembangkan dan ini selaras pula dengan kompetensi yang ada di sekolah kami yakni Nautika Kapal Penangkap Ikan,” ujar Kepsek itu.

Diakhir rilisnya, La Ode Syawaluddin juga menyampaikan maksud dari program kelas industri itu adalah hasil dari apa yang diperolehnya pada diklat penguatan Kompetensi Kepala Sekolah SMK di BPMVP KPTK Gowa.

“Dan ini tentunya saya akan menerapkan apa yg saya peroleh selama saya mengikuti diklat tersebut,” imbuhnya.

Sementara itu salah satu pengurus Komite SMK Insan Ukhwan, Hasra menyambut baik apa yang akan di laksanakan oleh kepala sekolahnya.

“Saya sangat mendukung penuh dengan rencana kelas industri, ini akan menjadi sebuah terobosan yang luar biasa sehingga dengan adanya pola kelas industri ini akan menjadikan lulusan SMK Insan Ukhwan Kabupaten Buton menjadi lulusan yang siap pakai,” tuturnya dengan senang hati.

“Selaku salah satu pengurus komite sekolah kami dari pihak komite akan mendukung penuh program sekolah tersebut,” pungkasnya.

(Adm). 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.